
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja Dolar AS (USD) terhadap enam mata uang utama, menghadapi perubahan penting dalam rezim perdagangannya minggu ini. Indeks diperdagangkan mendekati 104,00 pada saat penulisan pada hari Kamis (06/3). Beberapa bank dan pedagang melaporkan bahwa klien besar memulangkan investasi asing mereka yang berdenominasi Dolar AS kembali ke mata uang domestik mereka. Ini mungkin berarti volume tersebut tidak akan kembali dalam waktu dekat, FT melaporkan.
Pemulangan tersebut terjadi setelah melemahnya data ekonomi AS yang telah membuat pasar khawatir tentang kemungkinan tarif Trump berdampak pada inflasi domestik dan telah membawa kembali ketakutan resesi yang kuat minggu ini. Jelas, pendekatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai memiliki beberapa dampak negatif.
Sementara itu, fokus sekarang akan beralih ke Eropa di mana pertemuan Eropa berisiko tinggi akan berlangsung Kamis ini. Para pemimpin Uni Eropa akan membahas RUU belanja pertahanan setelah Trump menegaskan bahwa AS tidak akan lagi berperan aktif dalam NATO. Dukungan AS terhadap Ukraina juga telah dicabut. Bank Sentral Eropa (ECB) akan merilis pernyataan kebijakan moneter dan keputusan suku bunga pada hari Kamis ini.(Newsmaker23)
Sumber: FXstreet
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...